
- Kegiatan PGRI
SAMPANG, 30 Juli 2026 – Pengurus PGRI Kabupaten Sampang menggelar Seminar Perempuan PGRI Kabupaten Sampang 2026 bertajuk “Mengapa Guru Perempuan Kuat? Tinjauan Psikososial dan Neuroscience” di Pendopo Bupati Sampang, Kamis (30/7/2026). Kegiatan yang diikuti keterwakilan guru perempuan anggota PGRI Cabang se-Kabupaten Sampang tersebut berlangsung meriah, penuh antusiasme, dan menjadi wadah penguatan kapasitas, kesehatan mental, serta profesionalisme guru perempuan.
Seminar secara resmi dibuka oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sampang, Ibu Evi Slamet Junaidi. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua I TP PKK Kabupaten Sampang, Ibu Sariroh Mahfudz, Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang, Ibu Raden Roro Dewi Trisna, S.P., S.Pd., M.Pd., beserta jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang, Perwakilan Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Kabupaten Sampang dan Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Sampang Bapak Imam Abu Chalid, S.Sos .Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menjadi bukti nyata sinergi dalam mendukung peningkatan kualitas dan profesionalisme guru di Kabupaten Sampang.
Dalam sambutannya, Ibu Evi Slamet Junaidi menyampaikan apresiasi kepada PGRI Kabupaten Sampang atas terselenggaranya seminar yang mengangkat peran strategis perempuan dalam dunia
pendidikan. Menurutnya, guru perempuan memiliki kekuatan luar biasa karena mampu menjalankan berbagai peran sekaligus, baik sebagai pendidik, ibu, maupun penggerak keluarga dan masyarakat. Oleh karena itu, guru perempuan perlu terus diberi ruang untuk berkembang, belajar, dan saling menguatkan agar mampu melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, dan berakhlak mulia.
Selanjutnya, Plh. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang, Ibu Raden Roro Dewi Trisna, S.P., S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi kepada PGRI Kabupaten Sampang yang secara konsisten menghadirkan kegiatan edukatif dan inspiratif bagi para guru. Ia menegaskan bahwa guru perempuan memiliki peran strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan karena tidak hanya mentransfer ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi teladan dalam pembentukan karakter peserta didik.

Beliau mengajak seluruh guru perempuan untuk terus meningkatkan kompetensi, memperkuat budaya literasi, menjaga kesehatan mental, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Menurutnya, semangat belajar sepanjang hayat merupakan kunci dalam menciptakan pembelajaran yang berkualitas, humanis, inovatif, dan berpihak pada kebutuhan peserta didik. Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang, lanjutnya, akan terus mendukung berbagai program pengembangan profesional guru melalui sinergi bersama PGRI sebagai mitra strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Sampang.
Sementara itu, Ketua PGRI Kabupaten Sampang, H. Muzakki, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa seminar ini merupakan bagian dari komitmen PGRI dalam meningkatkan kapasitas dan kualitas guru perempuan melalui penguatan wawasan, motivasi, serta kesehatan mental.

“Guru perempuan memiliki peran yang sangat besar, bukan hanya sebagai pendidik di sekolah, tetapi juga sebagai ibu, penggerak keluarga, sekaligus teladan di tengah masyarakat. Melalui seminar ini, kami berharap para guru perempuan semakin percaya diri, tangguh, dan mampu menjalankan tugas profesionalnya dengan optimal,” ungkapnya.
Seminar menghadirkan Prof. Dr. Hj. Umi Dayati, M.Pd. sebagai narasumber utama. Dengan gaya penyampaian yang komunikatif, hangat, dan penuh humor, beliau mengupas berbagai persoalan psikososial perempuan dari sudut pandang neuroscience. Materi yang disampaikan meliputi peran ganda perempuan, pengelolaan emosi, beban mental (mental load), hingga pentingnya menjaga kesehatan mental sebagai fondasi dalam menjalankan peran sebagai guru, ibu, dan anggota masyarakat
.
Selain diikuti secara langsung oleh peserta di Pendopo Bupati Sampang, seminar ini juga disiarkan secara live streaming melalui kanal YouTube resmi PGRI Kabupaten Sampang. Siaran langsung tersebut memungkinkan guru, pengurus PGRI, serta masyarakat yang tidak dapat hadir secara langsung untuk tetap mengikuti seluruh rangkaian seminar secara daring. Pemanfaatan media digital ini menjadi wujud komitmen PGRI Kabupaten Sampang dalam memperluas akses informasi, meningkatkan jangkauan kegiatan organisasi, serta menyebarluaskan edukasi kepada masyarakat yang lebih luas.
Seminar berlangsung sangat interaktif. Narasumber berhasil membangun kedekatan emosional dengan peserta melalui berbagai ilustrasi yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Banyak peserta tampak tersenyum, tertawa, bahkan terharu karena materi yang disampaikan sangat relevan dengan pengalaman mereka. Antusiasme tidak hanya terlihat dari peserta yang hadir secara langsung, tetapi juga dari para penonton yang mengikuti siaran langsung melalui YouTube.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Suasana seminar yang hidup, penuh energi, dan sarat inspirasi menjadikan kegiatan ini tidak hanya sebagai forum ilmiah, tetapi juga ruang refleksi dan penguatan mental bagi para guru perempuan.
Seminar berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh semangat kebersamaan. Kegiatan ini diharapkan menjadi motivasi bagi guru-guru perempuan di Kabupaten Sampang untuk terus meningkatkan profesionalisme, menjaga kesehatan mental, memperkuat kepercayaan diri, serta menjadi inspirasi bagi peserta didik, keluarga, dan masyarakat.
Melalui penyelenggaraan Seminar Perempuan PGRI Kabupaten Sampang 2026, PGRI Kabupaten Sampang kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan profesionalisme guru sekaligus memperkuat peran perempuan sebagai pilar penting dalam kemajuan pendidikan. Sinergi antara PGRI, Pemerintah Kabupaten Sampang, DPRD, TP PKK, dan Dinas Pendidikan diharapkan terus terjalin guna melahirkan guru-guru yang profesional, tangguh, adaptif, dan mampu menjawab tantangan pendidikan di masa depan.
“Guru Perempuan Kuat, Generasi Hebat!”
Hidup Guru! ✊
Hidup PGRI! ✊
Solidaritas! Yes… 🔥
Kamis, 30 Juli 2026
Ketua Bidang Pemberdayaan Perempuan